Cinta Mengubah Kedudukan Manusia Dimata Tuhan
Saya tulis artikel ini berkaitan dengan mood dan terinspirasi dari istri, entahlah syarat cinta itu seperti Law Attraction. Jika kalian pernah mendengar kejahatan perang adalah syarat untuk mencapai kedamaian, lantas bagaimana dengan cinta sebagai syarat kebahagiaan rasa tertinggi. Pada kesempatan ini saya coba menulis tentang Cinta Mampu Mengubah Kedudukan Manusia Dimata Tuhan.
![]() |
| sumber foto: kompas.com |
Ada beberapa literatur dan Firman Allah mengenai cinta. Disini korelasinya dengan Agama. Dalam literatur mengenai cinta menurut Plato --Cinta itu bukan tujuan akhir, tapi hanya sarana untuk mencapai konsep keindahan yang paling tinggi (kedudukan). Plato memandang bahwa cinta adalah sebuah kendaraan untuk dapat menggapai suatu keindahan tertinggi. Dengan emosional yang sama seperti manusia modern, Plato menyentuh jiwanya hingga menganalogikan cinta sebagai konsep Alegori Plato. Ini mengartikan bahwa orang tanpa ber Agamapun (atheis) bisa menafsirkan cinta sebagai kedudukan tertinggi dan logis.
Lantas bagaimana menurut pandangan Islam sendiri mengenai Cinta. Dalam Q.S Maryam Ayat 96, "Sesungguhnya bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa cinta (dalam hati) mereka". Dalam kutipan tafsir Jalalayn --di antara sesama mereka; mereka saling kasih-mengasihi dan sayang-menyayangi dan Allah SWT. Mencintai mereka semuanya.
![]() |
| sumber foto: kapanlagi.com |
Kajian teologis mengenai cinta tidak diragukan lagi, jelaslah bahwa manusia yang mencintai dan menyayangi mengubah kedudukan dimata Tuhan. Dapat diartikan cinta bentuk fundamental dari kehidupan mahluk yang ada di bumi. Tanpa cinta alam semesta ini tidak seimbang akan dimana kehancuran karena manusia itu sendiri.
Bagaiman hakekat cinta yang diartikan dalam lawan jenis, pada dasarnya sama, mengenai saling kasih dan menyayangi. Cinta dalam keadaan mengikat (sah dan halal), maka sama seperti isi dari QS Maryam Ayat 96. Meninggikan kehormatan perempuan dan mengangkat derajat laki-laki langkahnya dengan ikatan suci (pernikahan), itu suatu keharusan. Dan inspirasi tulisan ini dari perempuan yang Allah jaga dan siapkan untuk saya. Terimakasih Triya Mayasari.



Post a Comment