Alamat Palsu Versi Columbus
Ada hal menarik dalam perjalanan kisah Columbus dalam pencarian daerah Timur (orient), mungkin kisah ini tidak setenar Ayu ting ting mencari alamat palsu.
Christopher Columbus lahir di Genoa pada sekitar tahun 1446. Di Pavia Columbus belajar matematika, ilmu alam, dan astronomi kelautan. Penjelajahan Columbus dimulai pada umur 15 tahun, dimulai penjelajahan Columbus mengunjungi negara-negara di eropa. Setiap orang tahu bahwa Columbus berlayar untuk mencari jalur baru menuju Timur.
sumber foto: biography.com
Columbus menyadari bahwa suatu ekspedisi yang sedemikan ambisius memerlukan dukungan. Kemudian dukungan datang dari Ratu Isabella dan Raja Ferdinand dari Spanyol.
Penyebab yang membuat Columbus salah alamat (alamat palsu) adalah ketika ia salah memperkirakan ukuran Bumi. Meskipun Columbus benar dalam memahami bahwa Bumi itu bulat, namun dia salah perhitungan dalam hal ukuran Bumi, dan Columbus mengira daratan Asia lebih besar dan lebih dekat dengan Eropa daripada yang diperkirakannya semula. Perhitungan Columbus waktu itu berdasarkan model bola dunia paling terbaik yang tersedia saat itu. Namun demikian, si perancang bola dunia Martin Behaim menggunakan tolak ukur batas-batas Bumi menurut Ptolemeus.
Setelah berlayar sekitar 3.000 mil, Columbus mengira bahwa dirinya telah melewati Jepang dan bahwa pulau-pulau yang ditemukannya merupakan kepulauan India Timur (Indonesia). Ternyata yang ia temukan adalah daratan Amerika bukan Timur (Asia) yang tidak sengaja ia temukan, yang seharusnya ia menuju Timur (Asia). Bahkan dia tetap mengklaim sampai mati pun dia percaya bahwa dirinya telah menemukan daerah Orient (Asia).
Ketika sang penjelajah salah tujuan mencari kekayaan dari dunia Timur bagi dirinya sendiri dan pendukungnya tidak tercapai, kegemilangan itu pun berumur pendek dan akhirnya Columbus meninggal sebagai figur yang dibebani rasa kecewa. Yang diharapkannya mencari jalur pendek menuju Orient (Asia).

Post a Comment